Showing posts with label Ebook. Show all posts
Showing posts with label Ebook. Show all posts

November 26, 2010

Cash Flow Game

Game Cash Flow ini adalah sebuah game untuk menguji kemampuan kita dalam menganalisa aliran kas saat ini dan masa yang akan datang. Dengan memainkan game ini, saya yakin kecerdasan financial anda akan meningkat drastis. Game ini di buat dan di rancang oleh pakar keuangan Robert T. Kiyosaki, pengarang buku best seller seperti :
  • Rich Dad Poor Dad,
  • Cash Flow Quadrant,
  • Bussiness School,
  • Rich Kid Smart Kid,
  • Rich Dad Prophecy
  • Retire Young Retire Rich,
  • dan masih banyak lagi karyanya yang best seller.
Game ini sebenarnya adalah pasangan dari buku-buku tersebut di atas. Jadi, saya sarankan jika ingin memainkan game ini, selain kudu mesti harus punya komputer Petium III ke atas... syarat yang paling utama adalah membaca buku-bukunya.. khususnya buku Rich Dad Poor Dad, dan Cash Flow Quadrant.

Kembali ke Game Cash Flow 101.
Pada saat pertama membuka game ini, seperti layaknya game pada umumnya , anda bisa memilih : Single Player, Multi Player, Load Game, Option dan Exit. Pada pilihan multi player, anda bisa bermain dengan teman2 anda di dalam jaringan lokal (LAN) atau di Internet dengan masuk ke situs resminya di www.richdads.com Sementara untuk yang single player, anda bermain melawan komputer, yang bisa disetting hingga 5 pemain.

Setelah memilih jumlah pemain, Anda akan dihadapkan pada target pencapaian / cita-cita (robert mengistilahkannya "dream") anda. Ada banyak pilihan cita-cita yang disediakan,seperti : "berlayar ke selat karibia", "Nonton Festival Film di bangku VVIP", "Makan malam dengan Presiden", "Membuat Perpustakaan Anak", dan masih banyak lagi impian lain yang harus anda capai saat permainan nanti.

Halaman selanjutnya adalah informasi keuangan anda saat ini. Anda akan diberi peran sebagai orang-orang yang berada di quadran E atau S secara acak serta laporan keuangan pribadi anda saat memulai permainan. Setelah itu, anda sudah siap untuk memulai permainannya.

Layar utama tampilan permainan terdiri dari Papan permainan 3D, Laporan Laba Rugi  (Income Statement), dan Neraca (Assets dann Liability). Bidak permainan terdiri dari dua, yaitu bidak berbentuk lingkaran dan bidak besar berbentuk persegi yang areanya lebih luas dari bidak lingkaran. Inti dari permainan ini adalah keluar dari bidak lingkaran.

Cara bermainnya sama dengan permainan Monopoly, yaitu setiap pemain melempar dadu, setelah itu pemain melangkah sebanyak angka dadu yang dilempar. Pada saat melangkah dan menginjakkan kaki di sebuah bidak, pemain akan dihadapkan pada berbagai macam permasalahan, seperti : Kesempatan (Opportunity), Pasar (Market), Rutinitas dan kegiatan tak terduga (Doodads), Terima pendapatan dan Bayar Biaya bulanan (paycheck), Hukuman (Downsize).

Banyak sekali kejadian-kejadian dalam permainan yang memang dirancang seperti kejadian nyata sehari-hari. Ketika anda melakukan investasi, atau melakukan aktivitas lain yang menyebabkan perobahan posisi keuangan anda, anda diwajibkan meng-update laporan keuangan anda. Bagian inilah yang paling saya suka. Game ini secara tidak langsung mengajari konsep jurnal dan laporan keuangan dalam ilmu akuntansi.

Kesempatan-kesempatan investasi yang pada awalnya saya kira bisa menghasilkan, ternyata justru membuat saya bankrut. Tak salah jika permainan ini diklaim bisa meningkatkan kecerdasan financial anda. Saya saja setelah bermain 2 jam, belum sekalipun keluar dari lingkaran perlombaan tikus (Rat Race).. alih-alih mau mencapai impian.. malah bankrut ujung-ujungnya..

Bagi saya, ini benar-benar game yang hebat. Selain mengajari konsep dasar Akuntansi, game ini juga bisa meningkatkan IQ Financial anda. Sangat cocok dimainkan oleh siapa saja, tua, muda, bahkan anak-anak. Modal utamanya hanyalah sedikit mengerti bahasa Inggris.

Download tutorial lengkapnya D I S I N I

Review Cash Flow E-Game 202, Klik DISINI

Buat anda yang tertarik memiliki game ini, silahkan kontak saya disini. Harga masih Rp. 75.000,- Jika Anda memesan Setelah tanggal 1 Januari 2012, Harga  CD hanya Rp. 100.000,- (isi 3 CD). belum termasuk ongkos kirim (Jawa : Rp. 20.000, Luar Jawa : Rp 25.000,- TIKI JNE).

BURUAN, SEBELUM HARGA  NAIK 


October 7, 2010

Menduakan Rindu

Bakda itu, lelap kalian adalah sebenar lelap. Untuk apalah bermimpi lagi bila angan-angan itu baru saja tertunai?! Tertunai di atas nama pertautan-halal; di atas ranjang yang berseprai anyar; di atas malam yang dipilahku untuk merajam. Membalas dendam!

Inilah penggalan salah satu cerpen dalam Kumpulan Cerpen II – Menduakan Rindu. Cerpen-cerpen yang tersaji di ebook ini sebanyak 15 Cerpen yang dikumpulkan dari Harian Jawa Pos dan Kompas.

Banyak Kisah dalam cerpen-cerpen ini. Ada kisah pembalasan dendam seorang anak angkat yang selalu dijadikan budak nafsu oleh orangtua dan saudara angkatnya dalam kisah “Merajam Malam”. Aku sangat terkesan dengan cerpen ini karena gaya penuturannya yang lugas dan puitis. Pemilihan kata yang tepat untuk menggambarkan keadaan yang dialami tokoh utama seolah membawa pembaca ikut merasakan kepedihan yang dialaminya.

“Menari di Padang Prairi” adalah kisah lain yang ditulis oleh Abidah El Khalieqy, penulis Novel dan Film “Perempuan Berkalung Sorban”. Tentu kemampuan menulisnya tidak perlu diragukan lagi.

Anda tertarik? Silahkan download disini : DOWNLOAD










Bagikan/Simpan/Bookmarks

September 25, 2010

Dwilogi : Padang Bulan dan Cinta Dalam Gelas

“Ia adalah lelaki yang baik dengan cinta yang baik. Jika kami duduk di beranda, ayahmu mengambil antip dan memotong kuku-kukuku. Cinta seperti itu akan dibawa perempuan sampai mati”.

Masih ingat dengan Andrea Hirata? TetralogiLaskar Pelangi? Alhamdulilah, artinya Anda masih hidup di Indonesia... Maryamah Karpov merupakan seri terakhir Tetralogi Laskar Pelangi. Namun, Cerita yang tidak tuntas dan mengambang di akhir novel membuat semua penggemar Laskar Pelangi penasaran.

Laskar pelangi sudah selesai ketika sampai trilogi-nya (edensor) meskipun dengan menyisakan nasib lintang dan kisah cinta Ikal dengan A ling. novel keempat dan kelima sebaiknya tidak diharapkan terlalu banyak untuk menyelesaikan trilogi pertama. walaupun pada novel kelima kisah cinta Ikal dan A ling dimunculkan lagi tetapi ada baiknya jika kita menganggap ini adalah sebuah novel yang berlatar belakang budaya melayu belitong saja dengan tokoh-tokoh yang (sebagian) berasal dari tetralogi Laskar Pelangi   tetapi fokusnya bukan lagi laskar pelangi.

Dan, inilah lanjutan kisahnya.. hadir dalam Bundling Novel Dwilogi : Padang Bulan dan Cinta Dalam Gelas.(sebuah terobosan baru dalam dunia novel Indonesia)  Andrea Hirata mengaku menyelesaikan kedua novel barunya itu hanya dalam waktu lima minggu. Tetapi, meskipun menulisnya hanya lima minggu, ia melakukan riset selama dua tahun, loh!



PADANG BULAN menceritakan Enong yang bertekad untuk belajar bahasa Inggris dengan ikut kursus di Tanjong Pandan. Enong tahu, umurnya akan menjadi tantangan paling besar karena dia harus bersaing dengan anak-anak muda.

Sementara itu, Ikal terpukul oleh penolakan ayahnya. Cintanya kepada A Ling sudah bulat, namun ternyata ayahnya menolak mentah-mentah. Sementara, A Ling juga entah di mana. Akibatnya, Ikal merasa otaknya sedikit terganggu dan memutuskan untuk mencari pekerjaan ke Jakarta, menjadi pegawai berseragam yang memiliki uang pensiun seperti yang diinginkan ayah dan ibunya.

Tepat sebelum nakhoda kapal mengangkat sauh, Ikal berubah pikiran. Ada yang belum tuntas ia selesaikan. Ia harus kalahkan Zinar dalam tanding catur!

CINTA DI DALAM GELAS bertutur tentang tugas berat di pundak Ikal. Dia harus membantu Maryamah memenangkan pertandingan catur saat 17 Agustus nanti. Maryamah, yang menyentuh bidak catur saja belum pernah, harus mengalahkan juara catur selama dua tahun berturut-turut yang sekaligus juga mantan suaminya. Namun, lebih dari itu, jenis kelamin Maryamah menjadi tantangan berat untuk bisa mencebur ke dalam pertandingan penuh harkat bagi kaum lelaki ini.

Bagi penonton yang pro maupun kontra, usaha Maryamah jelas sebuah suguhan yang sangat menarik. Begitu pulakah dengan Maryamah?


Berikut Resensi dari blog lippocikarang.wordpress.com :

Jika dikatakan bahwa novel ini (dwilogi Padang Bulan dan Cinta di Dalam Gelas) untuk mejawab rasa penasaran sebagian besar pembaca karena kisah di dalam Maryamah Karpov tidak tuntas memang ada benarnya. Novel kedua yang berjudul Cinta di Dalam Gelas menurutku justeru lebih pantas diberi judul tersebut. Di novel inilah sepak terjang Maryamah digambarkan dengan jelas bukan hanya sekilas seperti dalam Maryamah Karpov


Jika dibandingkan dengan tetralogi sebelumnya, dwilogi ini terasa lebih nakal. Andrea membebaskan dirinya untuk bermain-main dengan bahasa yang lebih berani. Ini bisa dimaklumi mengingat spirit awal penulisan tetralogi Laskar Pelangi adalah sebagi persembahan kepada guru tercinta mereka Bu Muslimah. Sedangkan dwilogi ini sepertinya memanfaakan momentum dan latar Laskar Pelangi sebagai dasar cerita saja sehingga Andrea memiliki sedikit beban moral untuk bersantun dalam bahasa.


Novel ini masih mengusung tema pergulatan seseorang yang tidak kenal menyerah dalam mengatasi kesulitan hidup. Dia yang sudah miskin secara struktural menjadi lebih terhimpit lagi ketika nasib tidak berpihak kepada dirinya. Ketika sandaran hidup mereka justru menginggalkan mereka maka dialah yang harus berjuang untuk melepaskan atau menahan himpitan kemiskinan tersebut.


Hebatnya diantara pergulatan melawan himpitan kemiskinan tersebut dia masih memiliki resolusi hidup atau semacam life list (hal-hal penting yang ingin mereka capai dalam hidup) yang justeru melampaui status/kondisi sosialnya. Bayangkan seorang penambang timah tradisional memiliki keinginan dan kegigihan yang tinggi untuk belajar Bahasa Inggris. Meskipun untuk itu dia harus menempuh jarak sejauh 100 km di akhir pekan ke tempat kursus.


Kesan yang mendalam dan mengaduk-aduk emosi justru kita temukan di awal, Mosaik 1 yang berjudul Lelaki Penyayang. Dari sebuah narasi menggelikan yang membuat kita terkekeh (terutama jika kita pernah menaksir lawan jenis di usia remaja) berakhir dengan tragedi menyedihkan yang mebuat mata kita berkaca-kaca. Kejutan yang seharusnya menjadi saat paling membahagiakan bagi sebuah keluarga sederhana justeru berubah menjadi kejutan akibat malapetaka.


Kisah Enong (nama panggilam Maryamah) saja sebenarnya layak dijadikan tema sentral Padang Bulan. Sementara kisah cinta Ikal dangan A Ling justeru menjadikan novel ini terasa bertele-tele. Nampaknya Andrea hendak memuaskan pembacanya sekaligus. Pertama rasa penasaran pembaca tentang Maryamah. Yang kedua akhir dari kisah cinta Ikal dan A Ling.


Bagi mereka yang belum pernah membaca Laskar Pelangi beberapa bab/mosaik akan terasa membingungkan karena dia memakai alur balik. Beberapa bab/mosaik itu menceritakan saat-saat Ikal masih bersekolah di Sekolah Dasar.


Seperti yang dikatakan Andrea Hirata ini adalah novel kultural yang hendak memotret kehidupan orang Melayu (Belitong). Hal itu tergambar secara sempurna dalam novel kedua Cinta di Dalam Gelas. Orang Melayu yang memiliki budaya lisan sangat tinggi menemukan tempat yang pas untuk “melestarikan” budaya tersebut di warung kopi. Lihatlah bagaimana penasarannya seorang isteri tentang rasa kopi dari warung kopi yang katanya lebih enak dari kopi buatannya. Kemudian diam-diam dia membeli kopi dari warung kopi dan membawanya pulang dengan harapan suaminya tidak ngopi di warung. Tapi apa kata suaminya, kopi tersebut tidak seenak kopi buatan warung kopi.


Di novel kedua inilah Maryamah mendapatkan nama belakang Karpov karena memakai metode pertahanan permainan catur ala Anatoly Karpov. Maryamah memakai permainan catur sebagai medium perlawanan terhadap hegemoni atau kesewenang-wenangan beberapa orang (lelaki) terhadap dirinya di masa lalu. Kesewenang-wenangan yang mengakibatkan trauma berkepanjangan dalam hidupnya. Dengan kemenangan dari permainan catur itulah Maryamah mengusir trauma yang menghantui hidupnya sekian lama.



























Bagikan/Simpan/Bookmarks


December 30, 2009

Membongkar Gurita Cikeas



Apakah penyertaan modal sementara yang berjumlah Rp 6,7 triliun itu ada yang bocor atau tidak sesuai dengan peruntukannya? Bahkan berkembang pula desas-desus, rumor, atau tegasnya fitnah, yang mengatakan bahwa sebagian dana itu dirancang untuk dialirkan ke dana kampanye Partai Demokrat dan Capres SBY; fitnah yang sungguh kejam dan sangat menyakitkan.

…. sejauh mana para pengelola Bank Century yang melakukan tindakan pidana diproses secara hukum, termasuk bagaimana akhirnya dana penyertaan modal sementara itu dapat kembali ke negara?


Sekelumit kata pembuka dalam buku Membongkar Gurita Cikeas ini menjadi berita hangat koran pagi ini. Buku ini sebaiknya jangan diberangus. Terdepan, kehadiran kritik dan kontrol bagi pemerintahan bersifat ujian ganda. Pada tataran terbatas, kehadiran buku ini adalah ujian etika dan kedewasaan berpolitik Presiden SBY secara khusus dan elite Partai Demokrat serta pendukung SBY secara umum. Ujian politik selalu datang bukan kala sukses atau dipuji, melainkan di saat kalah dalam pemilihan serta berada di titik nadir sebagai korban kritikan yang pedas.

Pada tataran luas, kehadiran buku ini sebagai ujian terhadap kematangan kehidupan demokrasi di negeri ini. Benarkah roh Orde Baru telah diberangus? Benarkah semangat diktatorial dan ambisi totalitarian sudah benar-benar almarhum? Kehadiran buku ini seolah menguji struktur, kultur, dan personel demokrasi bangsa benar-benar arif dalam menyikapi perbedaan, berhati luas dalam menghadapi tekanan.

Bagi yang masih penasaran dengan buku ini, silahkan
download disini..








Dengan memasukkan email Anda, berarti setuju untuk selalu mengupdate artikel terbaru dari uziek. Masukkan Alamat Email Anda :


Dikirim oleh: Mbah Google



Bagikan/Simpan/Bookmarks




December 8, 2009

PERAHU KERTAS


perahukertas
Kisah ini dimulai dengan Keenan, seorang remaja pria yang baru lulus SMA, yang selama enam tahun tinggal di Amsterdam bersama neneknya. Keenan memiliki bakat melukis yang sangat kuat, dan ia tidak punya cita-cita lain selain menjadi pelukis, tapi perjanjiannya dengan ayahnya memaksa ia meninggalkan Amsterdam dan kembali ke Indonesia untuk kuliah. Keenan diterima berkuliah di Bandung, di Fakultas Ekonomi.

Di sisi lain, ada Kugy, cewek unik cenderung eksentrik, yang juga akan berkuliah di universitas yang sama dengan Keenan. Sejak kecil, Kugy menggila-gilai dongeng. Tak hanya koleksi dan punya taman bacaan, ia juga senang menulis dongeng. Cita-citanya hanya satu: ingin menjadi juru dongeng. Namun Kugy sadar bahwa penulis dongeng bukanlah profesi yang meyakinkan dan mudah diterima lingkungan. Tak ingin lepas dari dunia menulis, Kugy lantas meneruskan studinya di Fakultas Sastra.
Kugy dan Keenan dipertemukan lewat pasangan Eko dan Noni. Eko adalah sepupu Keenan, sementara Noni adalah sahabat Kugy sejak kecil. Terkecuali Noni, mereka semua hijrah dari Jakarta, lalu berkuliah di universitas yang sama di Bandung.Mereka berempat akhirnya bersahabat karib.


Lambat laun, Kugy dan Keenan, yang memang sudah saling mengagumi, mulai mengalami transformasi. Diam-diam, tanpa pernah berkesempatan untuk mengungkapkan, mereka saling jatuh cinta. Namun kondisi saat itu serba tidak memungkinkan. Kugy sudah punya kekasih, cowok mentereng bernama Joshua, alias Ojos (panggilan yang dengan semena-mena diciptakan oleh Kugy). Sementara Keenan saat itu dicomblangkan oleh Noni dan Eko dengan seorang kurator muda bernama Wanda.

Persahabatan empat sekawan itu mulai merenggang. Kugy lantas menenggelamkan dirinya dalam kesibukan baru, yakni menjadi guru relawan di sekolah darurat bernama Sakola Alit. Di sanalah ia bertemu dengan Pilik, muridnya yang paling nakal. Pilik dan kawan-kawan berhasil ia taklukkan dengan cara menuliskan dongeng tentang kisah petualangan mereka sendiri, yang diberinya judul: Jenderal Pilik dan Pasukan Alit. Kugy menulis kisah tentang murid-muridnya itu hampir setiap hari dalam sebuah buku tulis, yang kelak ia berikan pada Keenan.

Kedekatan Keenan dengan Wanda yang awalnya mulus pun mulai berubah. Keenan disadarkan dengan cara yang mengejutkan bahwa impian yang selama ini ia bangun harus kandas dalam semalam. Dengan hati hancur, Keenan meninggalkan kehidupannya di Bandung, dan juga keluarganya di Jakarta. Ia lalu pergi ke Ubud, tinggal di rumah sahabat ibunya, Pak Wayan.

Masa-masa bersama keluarga Pak Wayan, yang semuanya merupakan seniman-seniman sohor di Bali, mulai mengobati luka hati Keenan pelan-pelan. Sosok yang paling berpengaruh dalam penyembuhannya adalah Luhde Laksmi, keponakan Pak Wayan. Keenan mulai bisa melukis lagi. Berbekalkan kisah-kisah Jenderal Pilik dan Pasukan Alit yang diberikan Kugy padanya, Keenan menciptakan lukisan serial yang menjadi terkenal dan diburu para kolektor.

Kugy, yang juga sangat kehilangan sahabat-sahabatnya dan mulai kesepian di Bandung, menata ulang hidupnya. Ia lulus kuliah secepat mungkin dan langsung bekerja di sebuah biro iklan di Jakarta sebagai copywriter. Di sana, ia bertemu dengan Remigius, atasannya sekaligus sahabat abangnya. Kugy meniti karier dengan cara tak terduga-duga. Pemikirannya yang ajaib dan serba spontan membuat ia melejit menjadi orang yang diperhitungkan di kantor itu.

Namun Remi melihat sesuatu yang lain. Ia menyukai Kugy bukan hanya karena ide-idenya, tapi juga semangat dan kualitas unik yang senantiasa terpancar dari Kugy. Dan akhirnya Remi harus mengakui bahwa ia mulai jatuh hati. Sebaliknya, ketulusan Remi juga akhirnya meluluhkan hati Kugy.

Sayangnya, Keenan tidak bisa selamanya tinggal di Bali. Karena kondisi kesehatan ayahnya yang memburuk, Keenan terpaksa kembali ke Jakarta, menjalankan perusahaan keluarganya karena tidak punya pilihan lain.
Pertemuan antara Kugy dan Keenan tidak terelakkan. Bahkan empat sekawan ini bertemu lagi. Semuanya dengan kondisi yang sudah berbeda. Dan kembali, hati mereka diuji. Kisah cinta dan persahabatan selama lima tahun ini pun berakhir dengan kejutan bagi semuanya. Akhirnya setiap hati hanya bisa kembali pasrah dalam aliran cinta yang mengalir entah ke mana. Seperti perahu kertas yang dihanyutkan di parit, di empang, di kali, di sungai, tapi selalu bermuara di tempat yang sama. Meski kadang pahit, sakit, dan meragu, tapi hati sesungguhnya selalu tahu.

Diwarnai pergelutan idealisme, persahabatan, tawa, tangis, dan cinta, “Perahu Kertas” tak lain adalah kisah perjalanan hati yang kembali pulang menemukan rumahnya.
Download















Dengan memasukkan email Anda, berarti setuju untuk selalu mengupdate artikel terbaru dari uziek. Masukkan Alamat Email Anda :


Dikirim oleh: Mbah Google



Bagikan/Simpan/Bookmarks






November 2, 2009

Nyanyian Seribu Bulan


"Berumah dalam tulang dan menjadi ombak di samudera hati. Ada Ken Dedes di betis mulusnya. Ada Roro Jonggrang di mata beloknya. Ada Dewi Yunani di senyum bibirnya. Ada Fatimah berbunga-bunga di rambutnya. Ia tegak berdiri dan menceracau dalam kepalaku. Selalu. Tak kuasa aku menampiknya. Berminggu malam sudah. Berbulan dan tahun mengabadi dalam istana kesendirianku"

Sebuah kumpulan cerpen dari penulis Abidah El Khalieqy - Penulis Perempuan Berkalung Sorban - cukup menjadi jaminan kisah yang mengasyikkan, indah, dan syarat makna.

Jadilah Orang Pertama yang membacanya.  Hanya Rp. 5.000,- dengan cara Order disini


Format : PDF
Halaman: 80 Halaman
Ukuran : 515 KB




Bagikan/Simpan/Bookmarks